Senin, 21 April 2025

2025 bulan April Aku kembali menemui suara penaku. Izinkan aku kembali menulis melalui suara pena yang ku ciptakan 2011 silam. Ada kabar baik dan kabar kurang baik yang ingin aku sampaikan di cerita pertamaku ini. apa kamu siap mendengarnya? Kabar baiknya adalah, di bulan Februari di bulan kelahiranku aku mendapat kado terindah dari Allah yaitu aku hamil. iya, aku hamil anak ketiga. saat itu aku bahagia sekaligus bingung, aku ibu baru yang baru menjalankan perannya sebagai ibu bahkan belum genap 2 tahun ini, akan segera di amanahi lagi anak. apa aku mampu? dengan segala kebingungan nanti harus gimana, tapi aku begitu bahagia. suamikupun begitu bahagia, dia mengambil peran 2x lipat lebih banyak dalam mengurusku dan anakku selama aku hamil. Kabar kurang baiknya adalah, di bulan April aku kehilangan calon bayiku. 15 April 2025 aku tidak mendengar detak jantungnya, aku kembali mengalami ini. dimana dulu aku juga tiba-tiba tidak bisa mendengar detak jantung bayi pertamaku. Janinku kali ini tidak berkembang. Aku serasa runtuh,dadaku sesak. Bulan lalu aku masih mendengar detak jantungnya, dan bulan ini aku kehilangannya. Kehilangannya saja sudah sakit, dan aku harus menjalani proses kehilangannya pula dengan rasa sakit. 4 tahun yang lalu dimana aku kehilangan bayi pertamaku, aku menjalani proses induksi sampai kuretase dan itu rasanya sakit. Lalu kini aku harus kembali mengulangi proses itu, oh tidak.. Apa tubuhku sekuat itu? bahkan sebelum hadirnya anak pertamaku, aku menjalani kuretase karena penebalan dinding rahim. Tahukah kamu bahwa aku benar-benar takut dan sakit karena kehilangan? saat itu aku hanya bisa menangis karena kehilangan bayiku, suamiku dengan sabar mendampingi dan menenangkanku. Allah mengirim kekuatan untukku lewat suamiku. setelah selesai tindakan, dia menghampiriku sambil tersenyum dan mencium keningku lembut

0 komentar:

Posting Komentar


Pengikut